Rabu, 15 Agustus 2012

0 Persija Pertahankan Iwan Setiawan


Pelatih Iwan Setiawan akan tetap menangani Persija Jakarta untuk musim kompetisi 2012-13. Bedanya, pada musim ini, Iwan tidak lagi menjabat sebagai direktur teknik Macan Kemayoran.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum Persija Jakarta, Ferry Paulus, dalam pesan singkat yang diterima Selasa, 14 Agustus 2012. “Ya, dipertahankan sebagai head coach, tapi direktur teknik tidak,” tulis Ferry menanggapi pertanyaan seputar kelanjutan kontrak Iwan.
Iwan menukangi Persija sejak awal musim lalu. Di tangan mantan pelatih PSMS Medan itu, Macan Kemayoran finish di urutan kelima klasemen tetap Liga Super Indonesia (ISL) 2011-12 dengan 52 poin.
Awalnya, Iwan direkrut untuk menduduki jabatan direktur teknik Persija. Sementara itu, posisi pelatih kepala diberikan kepada Dejan Gluscevic.
Namun, Dejan tak kunjung datang ke Indonesia. Persija pun akhirnya meminta Iwan menempati posisi lowong tersebut merangkap direktur teknik.
Iwan sendiri sempat mengumunkan pengunduran dirinya setelah Persija kalah dari Persisam Samarinda, Minggu, 26 Februari lalu. Namun, keputusan itu akhirnya dibatalkannya beberapa hari kemudian.
Keputusan untuk mempertahankan Iwan dicapai dalam pertemuan yang digelar manajemen Persija dengan seluruh ofisial tim, Selasa, 14 Agustus 2012. Pertemuan ini membahas proyeksi musim depan. Menurut Ferry, Iwan dikontrak dengan durasi selama dua musim.
Sementara itu, Iwan seperti dilansir situs resmi Persija, mengaku senang bisa kembali menangani Persija. Dia mengaku keputusan itu merupakan tanggung jawab besar dan tugas yang tidak mudah.
“Bagaimana kami melihat Persija Jakarta musim lalu dengan segala permasalahannya. Ibaratnya, saya menahkodai sebuah kapal yang dihantam oleh ombak yang besar, dan diharapkan kapal tersebut dapat tetap menuju ke tempat yang diinginkan,” ujar Iwan.

0 Pabrik Foxconn di Indonesia akan Produksi 10 Juta Gadget

Foxconn
JAKARTA--Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan perusahaan komponen elektronik asal Taiwan Foxconn akan memproduksi 10 juta barang elektronik seperti telepon genggam, televisi, dan Ipad pada 2013.
"Kira-kira produksinya minimal 10 juta telepon genggam, televisi, Ipad, dan produk elektronik lainnya dengan perakitan barang produksi yang dimulai tahun ini" kata menteri di Jakarta, Selasa. Menurut dia produk Foxconn akan diluncurkan pada 6 Juli 2013.
Oleh karena itu, perusahaan yang memproduksi komponen elektronik untuk berbagai merek produk elektronik ternama itu, akan mulai berinvestasi dalam satu atau dua bulan ke depan.
"Mereka meminta investasi diresmikan pada Juli tahun depan," katanya.
Nilai investasi Foxconn, lanjutnya, mencapai sekitar 5-10 miliar dolar AS. Hidayat juga mengatakan, dalam upaya merekomendasikan mitra lokal untuk kerja sama produksi, Kemenperin akan berusaha mengusulkan produk lokal yang berasal dari perusahaan BUMN maupun swasta yang akan didorong menjadi produk nasional.
"Kita ajak BUMN Inti karena pernah mau memproduksi handphone serta Polytron yang merupakan satu-satunya brand Indonesia untuk televisi yang mempunyai jaringan luas dan bagus," katanya.
Sebelumnya, MS Hidayat mengatakan Foxconn meminta pertemuan berkala dengan tim teknis yang melibatkan Kementerian Perindustrian, Badan Koordinasi Penanaman Modal, dan Kementerian Perdagangan.
Selain itu, Foxconn membutuhkan mitra yang produknya sudah memiliki "brand" yang kuat dan tersebar ke masyarakat.
Tidak ada perubahan untuk tahap pengadaan lahan pabrik Foxconn. MS Hidayat mengatakan pada tahap awal, Foxconn membutuhkan lahan 50 dari total permintaan 500 hektare.
Untuk mendukung produksinya, Foxconn membutuhkan sekitar 1000 teknisi. "Mereka membutuhkan banyak sekali engineer," kata Hidayat.

0 Piton Raksasa Ditangkap di Florida

Piton Raksasa Ditangkap di Florida
Miami (AFP/ANTARA) - Piton raksasa Burma yang ditemukan di Everglades, Florida telah memecahkan rekor. Ular itu memiliki ukuran terbesar yang pernah ditemukan di negara bagian tersebut dan mengandung 87 telur, yang merupakan rekor tersendiri.

“Hewan ini sangat besar, Lebarnya sekitar satu kaki,” kata Kenneth Krysko, manajer koleksi herpetologi di Florida Museum of Natural History, tentang hewan sepanjang 5,35 meter itu.

Para ilmuwan di museum yang berbasis di University of Florida memeriksa ular seberat 164,5 pon (74,5 kg) itu pada Jumat, sebagai bagian dari proyek penelitian pemerintah untuk menentukan efek serapan dari ular Burma di Florida.

Ular raksasa itu, yang berasal dari Asia Tenggara dan pertama kali ditemukan di Everglades pada 1979, memangsa burung, rusa, kucing liar, buaya, dan hewan-hewan besar lainnya.

Dengan tidak adanya predator alami yang diketahui, diperkirakan populasi piton Burma di Florida berkisar dari ribuan hingga ratus ribuan.

Mereka digolongkan sebagai spesies yang mampu bertahan hidup tanpa bantuan manusia pada 2000, dan menimbulkan kekhawatiran terkait jumlah mereka, umurnya yang panjang, dan kemampuan produktif untuk berkembang biak.

“Itu berarti bahwa ular ini bertahan hidup lama di alam liar,” kata Krysko, menekankan tentang pentingnya menemukan sebuah contoh yang besar dari spesies itu. “Tidak ada yang menghentikan mereka dan kehidupan satwa liar lokal berada dalam masalah.”