Rabu, 15 Agustus 2012

0 Dibuang Persib , Miljan Radovic Kecewa

Salah satu pemain asing yang tidak dipertahankan oleh manajemen Persib Bandung, Miljan Radovic, mengaku kecewa atas keputusan tersebut.

"Saya kecewa karena saya tidak dipertahankan oleh manajemen. Padahal, musim lalu saya beri banyak goal untuk Persib," kata Radovic ketika dihubungi Selasa (14/8) malam.

Ia juga mengatakan, dirinya sangat terkejut ketika melihat berita itu di internet. Ia juga mengaku sudah dihubungi oleh manajemen.

"This is surprise for me. Saya ingin sekali bermain untuk Persib di musim depan tapi manajemen sepertinya tidak ingin. Manajemen juga sudah menghubungi saya dan saya ucapkan terima kasih atas kesempatannya selama ini," katanya.

Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih pada Bobotoh yang selama ini telah mendukungnya. "Ada bobotoh yang kirim saya sms mengomentari tentang saya. Ya, saya ucapkan terima kasih banyak buat mereka yang telah mendukung saya selama ini," ujarnya.

Disinggung mengenai rencananya setelah dari Persib, ia mengatakan saat ini banyak kesempatan dan tawaran dari klub lain. "Meski saya kecewa, bagi saya keputusan itu tidak masalah. Sudah ada tawaran dari klub lain untuk saya dan untuk merespon tawaran itu, saya akan tunggu sampai kontrak saya di Persib selesai," ujarnya.

Selama menjadi pemain tengah Persib Bandung, ia telah memberikan 17 goal. Pada laga terakhirnya bersama Persib, ia sendiri bermain cukup gemilang ketika melawan Sriwijaya FC. Saat itu, tendangan-tendangan bebasnya maupun penetrasinya di jantung pertahanan Sriwijaya FC, banyak membahayakan laskar wongpito. Namun, inilah sepakbola, musim depan, ia harus pergi meninggalkan Persib.

0 Jika Sriwijaya Ingin Dapatkan Andik Secara Gratisan Harus Tunggu Hingga Januari

Kabar ketertarikan Sriwijaya FC kepada Andik Vermansyah sampai juga ke telinga CEO Persebaya 1927 Gede Widiade. Kepada wartawan Selasa (14/8/2012), dia mengatakan pemain memiliki hak untuk pergi jika sudah tidak terikat kontrak.
"Kita lihat saja dua bulan ke depan, pemain sudah menghubungi saya, sebagian besar masih ikut, namun pemain punya hak kemana saja, saya persilahkan," kata Gede Widiade.

Namun tidak mudah bagi SFC untuk mendatangkan Andik, sebab manajemen Persebaya meminta transfer kepada SFC, lantaran kontrak pemain mungil ini baru habis pada Desember mendatang.

Manajer Marketing Persebaya, Dito Arief, mengatakan, kontrak Andik memang berakhir tahun ini, namun bukan September, melainkan akhir Desember."Semua media mengatakan, kontrak Andik habis bulan depan, padahal, baru berakhir Desember 2012. Jadi wajar jika manajemen tenang-tenang saja," ujar Dito.

Karena Andik Vermansyah masih terikat kontrak hingga akhir tahun ini, maka, setiap tim yang ingin mendapatkannya harus membayar uang transfer ke Persebaya. Namun jika SFC ingin mendapatkan Andik dengan gratisan, harus menunggu hingga Januari. Lalu, apakah Persebaya mau melepas Andik? Dito mengatakan, melepas Andik ke klub lain cukup dilematis. Kendati dari segi bisnis, diuntungkan.

"Saya kira susah melepasnya, manajemen akan dapat tekanan dari fans, karena Andik ikon Persebaya," jelasnya.

Meski demikian, bukan tidak mungkin buat SFC untuk mendapatkan Andik yang kini mulai ragu-ragu saat ditanyai kemungkinan untuk
berpindah klub. Berbeda dengan pemain Persebaya lain yang komitmen untuk bertahan."Nantinya membahas itu karena saya saat ini masih berstatus pemain Persebaya," ujarnya.

Kegalauan Andik dikabarkan lantaran dia meminta kenaikan gaji, namun CEO Persebaya Gede Widiade, mengatakan, tidak akan menuruti pemain yang minta kenaikan nilai kontrak, tidak terkecuali pemain istimewa seperti Andik Vermansyah.

Secara terpisah manajemen SFC memang serius mendekat Andik, tetapi belum tahu jika kontrak sang striker Persebaya itu baru habis pada Desember, karena selama ini kontrak berakhir pada September.

"Tetapi kita tetap akan melakukan negosiasi dan sejauh ini sudah ada titik terang, mengenai persoalan fee transfer kita lihat dulu kontrak Andik akanberakhir pada September atau Desember," jelas Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainudin, Selasa (14/8/2012).

0 La Nyalla : Klub IPL boleh ke ISL asal Melalui Kongres


Keputusan untuk menerima Semen Padang yang diisukan bakal berpindah haluan dari Liga Primer Indonesia (IPL) ke Liga Super (ISL) harus mendapat persetujuan Kongres PSSI.
Menurut PSSI versi KLB, La Nyalla Mahmud Mattalitti, untuk memperjelas itu tersebut, pihak Semen Padang harus mengirim surat permohonan dulu kepadanya.
“Kalau proses itu sudah dia lakukan baru saya akan bicarakan dulu Di apat executive commitee untuk minta disetujui. Karena PSSI ini bukan punya saya tapi millik klub, ujar La Nyalla.
Hingga saat ini, kata La Nyalla, pihaknya belum menerima surat tersebut dari Semen Padang.
“Belum ada surat. Saya juga tidak mau tanya ke mereka. Biar mereka punya inisiatif sendiri saja. Ini kan organisasi jadi harus ada tertulisnya,” tegas pria yang juga menjabat Ketua KADIN jawa Timur itu.
La Nyalla membantah, jika isu kepindahan Semen Padang ke ISL adalah hasil dari pendekatan pihaknya. Menurutnya keputusan untuk meneriman klub berjuluk Kabau Sirah itu tetap berada di tangan para pemilik suara di Kongres PSSI, bukan semata keputusan sendiri.
“Saya menghormati liga mereka. Makanya saya tidak mau merayu. Apalagi Semen Padang ini kan juara di IPL. Kalo mereka mau ke ISL itu pun harus saya tawarkan kepada klub-klub ISL untuk diputuskan dulu dikongres.
“Kalau kongres mau menerima silahkan saja. Saya hanya memberi jalan, bagaimana cara berorganisasi yang benar,” ujarnya menandaskan.